YOGYAKARTA — Semangat solidaritas untuk Palestina mewarnai kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta pada Ahad (25/10/2026). Sembilan mahasiswa Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Madani Yogyakarta turut mendampingi santriwati IBS Tahfidz Hidayatullah Berbah dalam kegiatan Orasi Palestina Bersama Ustaz Bakhtiar Nashir yang diselenggarakan oleh Forum Ukhuwah Islamiyah (FUI) DIY.
Kegiatan yang berlangsung pukul 07.00–09.00 WIB tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyuarakan kepedulian terhadap rakyat Palestina. Melalui orasi dan seruan kemanusiaan, para peserta menyampaikan pesan solidaritas, keadilan, dan dukungan bagi masyarakat Palestina.

Mahasiswa dan Santriwati Bersatu Suarakan Kepedulian
Dalam kegiatan tersebut, sembilan mahasiswa STIT Madani yang terdiri atas lima mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan empat mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) mendampingi santriwati mengikuti rangkaian aksi.
Para peserta mengenakan pakaian putih, masker, serta atribut Palestina sesuai imbauan penyelenggara. Bendera Palestina dan berbagai pesan dukungan turut mewarnai suasana kegiatan, mencerminkan kepedulian generasi muda terhadap persoalan kemanusiaan yang menjadi perhatian masyarakat dunia.
Kehadiran mahasiswa tidak hanya menjadi bentuk pendampingan kepada santriwati, tetapi juga memberikan pengalaman berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Interaksi dan keterlibatan langsung tersebut menjadi kesempatan untuk menumbuhkan kepekaan sosial, tanggung jawab, serta semangat persaudaraan.

PLP Tidak Hanya tentang Pembelajaran di Sekolah
Partisipasi dalam aksi solidaritas ini memperlihatkan bahwa pengalaman PLP dapat menjadi ruang pembelajaran yang lebih luas. Selain mengenal praktik pendidikan di lingkungan sekolah atau pesantren, mahasiswa juga berkesempatan belajar membangun kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Nilai-nilai kemanusiaan, tanggung jawab, dan solidaritas menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter calon pendidik. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa diharapkan mampu membawa nilai kepedulian ke dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan pendidikan maupun masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah antara mahasiswa dan santriwati. Dukungan terhadap Palestina diharapkan tidak berhenti pada keikutsertaan dalam aksi, tetapi juga berlanjut melalui doa, edukasi, serta penyebaran informasi yang bertanggung jawab.

Doorprize Tambah Semarak Pengalaman Peserta
Menjelang akhir kegiatan, suasana semakin semarak dengan diperolehnya doorprize berupa tote bag Cuangki oleh salah satu peserta. Momen tersebut menambah kesan tersendiri setelah para peserta mengikuti rangkaian aksi solidaritas di Titik Nol Kilometer Yogyakarta.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa PLP STIT Madani Yogyakarta diharapkan semakin terasah dalam mengembangkan kepedulian sosial dan tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat. Semangat solidaritas untuk Palestina juga diharapkan terus tumbuh melalui tindakan nyata yang dilandasi nilai kemanusiaan, keadilan, dan persaudaraan.

Penulis: Kurnia Sari
Editor: Rizkyana Wahyu Laras Pertiwi, S.Ag., M.Pd.
Tim Mahasiswa PLP STIT Madani Yogyakarta
Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA): Kurnia Sari, Fatimah Shofiatin Nisa, Tasya Fany Ayunda, Keisha Adzani, Sheyla Auliah Lesmana
Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI): Salwa Aprilia Lesmana, Anida Haya Fadhilah, T. Mifta Khurohmah, Sulasmi Sekarsari Pratama
DPL: Rizkyana Wahyu Laras Pertiwi, S.Ag., M.Pd.


