Tingkatkan Mutu Institusi, Dosen STITMA Yogyakarta Ikuti Workshop SPMI dan AMI di UNIDA Gontor

Ponorogo — Dalam rangka memperkuat budaya mutu dan meningkatkan kualitas tata kelola perguruan tinggi, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Madani Yogyakarta berpartisipasi dalam Workshop Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Audit Mutu Internal (AMI) Batch 4 yang diselenggarakan oleh Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, Senin–Rabu, 29–31 Desember 2025, bertempat di Hall Senat UNIDA Gontor, Ponorogo.
Dalam kegiatan tersebut, STIT Madani Yogyakarta mengirimkan dua dosen, yakni Dr. Agustiar, Lc., M.H. dan Rizkyana Wahyu Laras Pertiwi, S.Ag., M.Pd. Keikutsertaan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mengembangkan sistem penjaminan mutu internal yang berkelanjutan serta meningkatkan kompetensi dosen di bidang mutu akademik dan manajerial.

Workshop mengusung tema “Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Audit Mutu Internal (AMI)” dan diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi. Kegiatan diawali dengan pembukaan resmi oleh Rektor UNIDA Gontor, Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya cara berpikir strategis dalam pengelolaan mutu perguruan tinggi.

“Workshop ini pada dasarnya berkaitan dengan kerja-kerja teknis. Namun, peserta tidak cukup hanya menjadi pelaksana teknis semata. ibarat jadilah tukang yang berwawasan insinyur: berpikir luas, sistematis, dan strategis, tidak sekadar mengerjakan persoalan teknis, tetapi juga memahami sistem, arah, dan tujuan penjaminan mutu agar dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi kemajuan institusi,” tegasnya.

Selama pelaksanaan workshop, peserta memperoleh pembekalan komprehensif terkait penjaminan mutu di berbagai bidang, meliputi pendidikan dan pengajaran, pengembangan sumber daya manusia dan institusi, kerja sama dan internasionalisasi, serta keuangan dan manajemen aset perguruan tinggi. Materi disampaikan oleh para narasumber yang kompeten dan berpengalaman dalam pengelolaan mutu pendidikan tinggi.

Memasuki hari kedua dan ketiga, kegiatan difokuskan pada teori dan praktik Audit Mutu Internal (AMI), mulai dari teknik dan kode etik auditor, perencanaan dan pelaksanaan audit, hingga penyusunan laporan audit. Peserta juga mengikuti simulasi Audit Mutu Internal menggunakan metode PLOR, yang dirancang untuk memberikan pengalaman praktis dan aplikatif dalam pelaksanaan audit mutu secara sistematis dan objektif.

Keikutsertaan dosen STIT Madani Yogyakarta dalam workshop ini diharapkan tidak hanya memperkaya wawasan dan keterampilan individu, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam penguatan implementasi SPMI dan AMI di lingkungan STIT Madani Yogyakarta. Melalui kegiatan ini, institusi diharapkan semakin siap membangun budaya mutu yang berkelanjutan serta meningkatkan kualitas akademik dan tata kelola perguruan tinggi secara menyeluruh.

Penulis: Rizkyana Wahyu Laras Pertiwi, M.Pd.
Editor: Faiz Naufal, S.Pd.