CILACAP – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani (STITMA) Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat rekognisi global dan kualitas akademik terintegrasi. Pada Kamis, 16 April 2026, STITMA Yogyakarta melakukan kunjungan resmi ke Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (Unugha) Cilacap untuk melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) internasional sekaligus menggelar Seminar bertajuk “Peace Education and Religion”.
Sinergi Strategis Lintas Institusi
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat jaringan kerjasama internasional dan peningkatan kualitas tridharma perguruan tinggi. Prosesi penandatanganan MoU ini menjadi tonggak penting dalam mempererat hubungan kerja sama antara STITMA Yogyakarta dan Unugha Cilacap, serta mitra internasional yang terlibat. Penandatanaganan MoU dan MoA dilaksanakan bersama Hallym University, Korea Selatan yang diwakili oleh Prof. Dr. Abdul Karim. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai Perguruan Tinggi dalam negri lainnya, seperti STIK Kendal, IIM Surakarta, Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman ( UNDARIS) Semarang, STAI Walisembilan Semarang, INISNU Temanggung, AKPER Al-Kautsar, STAI Brebes, UNU Purwokerto, dan UNUGHA Cilacap.

Ustadz Dr. Adi Haeroni, M.Pd, Ketua Bidang Humas & Kerjasama STITMA Yogyakarta menyampaikan bahwa kolaborasi ini adalah langkah nyata untuk membawa institusi menjadi pusat keunggulan (center of excellence) di bidang pendidikan Islam yang berwawasan luas.
“Kolaborasi ini bukan sekadar tanda tangan di atas kertas, melainkan awal dari berbagai inovasi akademik yang akan memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak,” ujarnya.
Diseminasi PkM & Seminar Internasional: Menggali Peran Agama dalam Perdamaian
Acara dilanjutkan dengan seminar internasional bertajuk “Peace Education and Religion”. Seminar ini menghadirkan para pakar dan akademisi untuk mendiskusikan bagaimana institusi pendidikan berbasis agama dapat menjadi pilar utama dalam menciptakan perdamaian dunia. STITMA Yogyakarta menghadirkan Ustadz Dr. Adi Haironi, M.Pd dan Ustadz Ibnu Fitrianto, M.Pd sebagai Narasumber seminar bertajuk “ Peace Education and Religion”.

Beberapa poin utama yang dibahas dalam seminar tersebut meliputi: Intergrasi kurikulum perdamaian, nilai-nilai toleransi dan konsep wasatiyah dalam Pendidikan. Para peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan tamu undangan tampak antusias mengikuti jalannya diskusi yang berlangsung interaktif.
Menuju Kampus Bereputasi Internasional
Kegiatan yang berlangsung di kampus Unugha Cilacap ini diharapkan dapat mempercepat langkah STITMA Yogyakarta dalam mencapai visi global. Melalui kemitraan strategis dan penguatan literasi melalui seminar-seminar berkualitas, STITMA terus berupaya memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan nasional maupun internasional.
Penulis : Putri Qurrata A’yun, Lc., M.H.


