Aceh Singkil, 22 September 2026 — Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PLP) STIT Madani Yogyakarta turut berpartisipasi dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Aceh Singkil pada 22–24 September 2026. Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa memperluas wawasan dan pengalaman di bidang pendidikan, khususnya dalam penguatan budaya literasi di lingkungan sekolah.
Bimtek yang berlangsung di Aula Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Aceh Singkil, Lantai 2, Ketapang Indah, Kecamatan Singkil Utara, ini merupakan program yang didukung melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 peserta yang berasal dari berbagai unsur, antara lain guru SD/MI dan SMP/MTs, pustakawan dan tenaga perpustakaan, serta pegiat literasi dan pengelola perpustakaan. Peserta mengikuti kegiatan dalam beberapa gelombang sesuai dengan latar belakang dan bidang tugas masing-masing.
Bagi mahasiswa PLP STIT Madani Yogyakarta, keterlibatan dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperoleh pengalaman langsung mengenai pengembangan literasi yang dapat mendukung proses pembelajaran di sekolah.

Memperluas Wawasan tentang Literasi Informasi
Selama kegiatan, peserta mendapatkan berbagai materi mengenai literasi informasi, pengelolaan perpustakaan, serta pemanfaatan informasi secara tepat dan bertanggung jawab dalam mendukung kegiatan pendidikan.
Bimtek menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki kompetensi di bidang perpustakaan dan literasi, yakni Nazarruddin, M.LIS., Ph.D., Ketua PPI/Pustakawan Indonesia Aceh; T. Mukan Safri, S.IP., M.IP., Dosen Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Banda Aceh; serta Arkin, S.IP., Direktur Aceh Library Consultant (ALC). Kegiatan dipandu oleh Salihin, S.Pd.I., Reporter RRI Aceh Singkil, sebagai moderator.
Materi yang disampaikan memberikan pemahaman bahwa literasi informasi tidak sebatas kemampuan membaca dan menulis. Literasi juga mencakup kemampuan untuk mencari, memahami, mengolah, mengevaluasi, serta memanfaatkan informasi secara kritis dan bijak.
Pemahaman tersebut menjadi relevan bagi mahasiswa PLP yang tengah menjalani praktik di lingkungan sekolah. Kemampuan mengelola dan memanfaatkan informasi secara tepat dapat menjadi bagian penting dalam mendukung proses pembelajaran sekaligus membangun lingkungan pendidikan yang mendorong peserta didik untuk berpikir kritis.

Bekal bagi Mahasiswa dalam Pelaksanaan PLP
Keikutsertaan mahasiswa dalam Bimtek Literasi Informasi diharapkan dapat memperkaya pengalaman mereka selama melaksanakan PLP. Pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam berbagai aktivitas pendidikan di sekolah, termasuk dalam mendorong peserta didik untuk membangun kebiasaan membaca, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, dan menggunakan sumber informasi secara bertanggung jawab.
Kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa pelaksanaan PLP tidak hanya menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mempraktikkan kompetensi mengajar, tetapi juga menjadi kesempatan untuk belajar dari berbagai praktik pendidikan dan kegiatan kemasyarakatan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Melalui keterlibatan dalam kegiatan literasi seperti ini, mahasiswa STIT Madani Yogyakarta diharapkan semakin siap mengembangkan kompetensi akademik, pedagogik, dan profesional sebagai calon pendidik.
Semangat “Literasi Membangun Masa Depan” menjadi pesan penting dari kegiatan tersebut. Penguatan budaya literasi merupakan bagian strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus menyiapkan generasi yang mampu menghadapi perkembangan informasi dan tantangan pendidikan di masa depan.
Penulis: SABRINA DAMAYANTI 231.371.359 (PAI) & KHAIRUNNISA ALYA BR SOLIN 231.371.331 (PAI)
DPL: Muhammad Syafi’i Tampubolon, M.Pd.
Editor: Rizkyana Wahyu Laras Pertiwi, S.Ag., M.Pd.


