Mahasiswa PLP STIT Madani Dampingi Rihlah 153 Siswa MTs Jamilurrahman di Desa Wisata Siblarak

Klaten — Tiga mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani (STIT Madani) Yogyakarta yang tengah melaksanakan Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) di MTs Jamilurrahman turut mendampingi kegiatan rihlah sekolah di Desa Wisata Siblarak, Klaten, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan yang diikuti 153 siswa tersebut menjadi sarana penyegaran setelah pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS), sekaligus momentum untuk mempererat kebersamaan antara peserta didik, guru, dan pendamping.

Tiga mahasiswa PLP yang terlibat dalam kegiatan tersebut adalah Rizki Sanjaya, Muh. Aditya Putra Pratama, dan Fajar Ardyansah. Selama pelaksanaan PLP di MTs Jamilurrahman, ketiganya berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ustadz Muqimuddin Husni Arsyad, S.Hum., M.Pd.

Rihlah Jadi Ruang Kebersamaan setelah UTS

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan persiapan peserta didik, guru, dan pendamping di sekolah. Sebelum keberangkatan, dilakukan pengecekan kehadiran serta penyampaian arahan dan tata tertib. Setelah seluruh persiapan selesai, rombongan bertolak menuju Desa Wisata Siblarak.

Setibanya di lokasi, peserta didik diarahkan untuk berkumpul dan menerima penjelasan mengenai rangkaian kegiatan, tata tertib, serta ketentuan keselamatan selama mengikuti rihlah.

Suasana semakin meriah ketika sejumlah perlombaan mulai digelar. Peserta didik mengikuti lomba tarik tambang secara berkelompok untuk melatih kekompakan, kerja sama, semangat, dan sportivitas.

Kemeriahan berlanjut melalui lomba bola corong yang menuntut kerja sama, konsentrasi, dan komunikasi antarpeserta. Selain itu, peserta mengikuti lomba memasak dengan menyiapkan dan menyajikan makanan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Kegiatan tersebut sekaligus melatih kreativitas, pembagian tugas, kerja sama, dan tanggung jawab dalam kelompok.

Tak Sekadar Rekreasi, tetapi Juga Belajar Nilai Kebersamaan

Setelah rangkaian perlombaan, peserta didik diberikan kesempatan menikmati fasilitas pemandian dan berekreasi bersama dengan tetap berada dalam pengawasan guru dan pendamping. Kegiatan dilanjutkan dengan istirahat dan makan bersama dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan.

Rihlah ini tidak hanya menjadi sarana rekreasi setelah peserta didik menyelesaikan UTS. Berbagai aktivitas yang dilaksanakan juga diarahkan untuk membangun kerja sama, kekompakan, sportivitas, kreativitas, tanggung jawab, serta rasa kekeluargaan di lingkungan MTs Jamilurrahman.

Menjelang kepulangan, seluruh peserta diarahkan untuk membersihkan area kegiatan dan memastikan barang-barang pribadi telah dibawa. Peserta kemudian berkumpul untuk persiapan kembali ke sekolah. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib hingga selesai.

Mahasiswa PLP Belajar dari Kehidupan Sekolah secara Langsung

Bagi mahasiswa PLP STIT Madani, keterlibatan dalam rihlah menjadi bagian dari pengalaman lapangan selama menjalani praktik di MTs Jamilurrahman. Pengalaman PLP tidak hanya diperoleh melalui kegiatan pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga melalui keterlibatan dalam berbagai program dan aktivitas sekolah.

Melalui pendampingan kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan peserta didik dalam suasana di luar kelas serta terlibat dalam kegiatan yang menumbuhkan kebersamaan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama.

Kegiatan rihlah memberikan kesan menyenangkan dan penuh kebersamaan bagi seluruh peserta. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan dengan persiapan yang semakin baik sehingga tidak hanya menjadi sarana hiburan dan penyegaran setelah kegiatan akademik, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat kekompakan, sportivitas, kreativitas, dan rasa kekeluargaan di lingkungan MTs Jamilurrahman.

Penulis: Rizki Sanjaya, Muh. Aditya Putra Pratama, dan Fajar Ardyansah. 

Editor: Rizkyana Wahyu Laras Pertiwi, S.Ag., M.Pd.