Mahasiswi PLP STITMA Berpartisipasi dalam Gerakan Seribu Iqro, Dukung Generasi Cinta Al-Qur’an

Bantul — Lima mahasiswi semester VII Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani (STITMA) yang tengah melaksanakan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) di SD Muhammadiyah Mertosanan turut berpartisipasi dalam kegiatan “Gerakan Seribu Iqro: Berantas Buta Huruf Al-Qur’an”. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Milad SD Muhammadiyah Mertosanan yang mengusung semboyan “Wujudkan Generasi Cinta Al-Qur’an.”

Kelompok PLP tersebut terdiri atas mahasiswi dari dua program studi. Dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), yaitu Hana Auliya Mufidatul Rahmah, Aqilla Alzahra, dan Warni Mukti, serta dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), yaitu Alya Najwa Salsabila dan Inayah Muna Wahab. Selama pelaksanaan PLP, kelompok ini berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ustadzah Dhian Marita Sari, M.Pd.

Kegiatan terlaksana atas undangan LAZISMU PCM Banguntapan Selatan dan SD Muhammadiyah Mertosanan serta berlangsung dalam dua tahap. Tahap pertama berupa penyerahan buku Iqro kepada SD Muhammadiyah Mertosanan pada Selasa, 22 September 2026, sedangkan tahap kedua berupa penyerahan simbolis bersama pimpinan LAZISMU PCM Banguntapan Selatan pada Jumat, 25 September 2026, di Masjid K.H. Ahmad Dahlan, Pleret.

Gerakan Seribu Iqro bertujuan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an yang dimulai dari hal paling mendasar, yaitu mengenal dan membaca huruf hijaiyah melalui buku Iqro. Gerakan ini menargetkan pengumpulan dan penyaluran 1.000 buku Iqro kepada TPA dan SD Muhammadiyah di wilayah Banguntapan Selatan, Bantul, dan Kulon Progo.

Gerakan Seribu Iqro Lampaui Target, Terkumpul 1.031 Buku

Gerakan Seribu Iqro berhasil melampaui target awal yang ditetapkan. Dari target pengumpulan sebanyak 1.000 buku Iqro, total donasi yang berhasil dihimpun mencapai 1.031 buku Iqro.

Capaian tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak, mulai dari mahasiswi PLP STITMA, LAZISMU PCM Banguntapan Selatan, para donatur, hingga masyarakat yang turut berkontribusi dalam mendukung pendidikan Al-Qur’an.

Keberhasilan melampaui target tidak hanya menjadi capaian secara kuantitatif, tetapi juga menunjukkan besarnya kepedulian masyarakat terhadap pendidikan Al-Qur’an. Dukungan tersebut menjadi semangat untuk melanjutkan penyaluran buku Iqro kepada TPA dan sekolah yang membutuhkan.

Melalui gerakan ini, diharapkan keterbatasan bahan ajar tidak lagi menjadi kendala bagi anak-anak dalam belajar mengenal dan membaca Al-Qur’an.

Salurkan 130 Buku Iqro dari Donasi Masyarakat

Pada tahap pertama, Selasa (22/9/2026), mahasiswi PLP STITMA menyerahkan buku Iqro kepada SD Muhammadiyah Mertosanan pada pukul 09.00 WIB. Sebanyak 130 buku Iqro berhasil disalurkan dari donasi para muhsinin dan muhsinat dengan total dana yang terkumpul sebesar Rp1.300.000.

Penyerahan diterima langsung oleh Ana Rohmatullah, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala SD Muhammadiyah Mertosanan, bersama Lisfiani Khusnia Miftahurrahmah, S.Pd.I., selaku guru Pendidikan Agama Islam sekaligus guru pamong mahasiswi PLP.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan pada Jumat (25/9/2026) melalui penyerahan simbolis buku Iqro bersama pimpinan LAZISMU PCM Banguntapan Selatan di Masjid K.H. Ahmad Dahlan, Pleret.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Ketua LAZISMU PCM Banguntapan Selatan, pihak SD Muhammadiyah Mertosanan, mahasiswa PLP-KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD), serta masyarakat setempat. Rangkaian acara diisi dengan sambutan, penyerahan simbolis buku Iqro, kajian, dan foto bersama.

Penyerahan simbolis tersebut sekaligus menandai dimulainya penyaluran buku Iqro kepada TPA dan SD Muhammadiyah yang menjadi sasaran Gerakan Seribu Iqro.

PLP Tidak Hanya Menjadi Ruang Belajar di Kelas

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, tertib, dan penuh kehangatan. Antusiasme terlihat dari sambutan pihak sekolah dan LAZISMU PCM Banguntapan Selatan, serta keterlibatan aktif mahasiswi PLP STITMA sejak proses penghimpunan donasi hingga penyerahan buku Iqro.

Ketua kelompok PLP STITMA di SD Muhammadiyah Mertosanan, Hana Auliya Mufidatul Rahmah, mengatakan bahwa keterlibatan dalam Gerakan Seribu Iqro merupakan salah satu bentuk tanggung jawab moral mahasiswi sebagai calon pendidik.

“Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk belajar dan mengabdi secara akademik, tetapi kami juga ingin membawa kemanfaatan nyata yang lebih luas. Oleh karena itu, melalui program PLP ini kami ikut berpartisipasi dalam kegiatan Gerakan Seribu Iqro,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah Mertosanan, Ana Rohmatullah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut. Ia berharap Gerakan Seribu Iqro dapat menjadi jembatan kebaikan sekaligus menumbuhkan semangat bersama dalam upaya memberantas buta huruf Al-Qur’an.

Bagi mahasiswi PLP STITMA, keterlibatan dalam kegiatan ini juga menjadi ruang belajar di luar proses pembelajaran di kelas. Melalui kegiatan tersebut, mereka memperoleh pengalaman dalam menggerakkan kepedulian, menghimpun donasi, membangun kerja sama dengan lembaga sosial dan sekolah, serta menyalurkan amanah dengan penuh tanggung jawab.

Pengalaman tersebut turut memperkaya kesiapan mahasiswi sebagai calon pendidik yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pembinaan Al-Qur’an di lingkungan sekolah dan masyarakat. Kegiatan ini sekaligus mempererat hubungan antara civitas akademika STITMA, LAZISMU PCM Banguntapan Selatan, dan SD Muhammadiyah Mertosanan.

Mahasiswi PLP STITMA menyampaikan jazakumullahu khairan wa ahsanal jaza’ kepada LAZISMU PCM Banguntapan Selatan, SD Muhammadiyah Mertosanan, para muhsinin dan muhsinat, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, bimbingan, dan kesempatan dalam pelaksanaan kegiatan.

Melalui Gerakan Seribu Iqro, sebanyak 1.031 buku Iqro yang berhasil dihimpun diharapkan menjadi wasilah lahirnya generasi yang mencintai, mampu membaca, dan mengamalkan Al-Qur’an. Gerakan ini juga diharapkan terus berkembang dan menjangkau lebih banyak TPA serta sekolah sehingga semangat “Wujudkan Generasi Cinta Al-Qur’an” dapat diwujudkan melalui langkah nyata dan berkelanjutan.

Rabbi yassir wa la tu’assir, rabbi tammim bil khair. Semoga Allah Ta’ala memudahkan setiap ikhtiar kebaikan, menerima seluruh rangkaian kegiatan sebagai amal jariyah, serta membalas kebaikan seluruh pihak yang telah berkontribusi. Aamiin Allahumma Aamiin.

Penulis: 

1. Hana Auliya Mufidatul Rahmah (231.371.506) Pendidikan Agama Islam
2. Alya Najwa Salsabila (231.372.501) Pendidikan Bahasa Arab
3. Aqilla Alzahra (231.371.203) Pendidikan Agama Islam
4. Warni Mukti (231.371.515) Pendidikan Agama Islam
5. Inayah Muna Wahab (231.372.205) Pendidikan Bahasa Arab

Editor: Rizkyana Wahyu Laras Pertiwi, S.Ag., M.Pd.